Air Terjun Kedung Kandang di Gunung Kidul (Lokasi, Tiket Masuk, Rute, dan Fasilitas)

Air Terjun Kedung Kandang adalah salah satu tempat wisata alam berupa air terjun di Kabupaten Gunung Kidul, Yogyakarta.

Air Terjun Kedung Kandang

Seperti diketahui, Yogyakarta adalah salah satu daerah di Indonesia, yang dianugerahi beragam bentang alam yang sangat indah, mulai dari pantai, sungai, tebing, bukit, hingga pegunungan ada di Yogyakarta.

Sehingga tidak terlalu mengherankan apabila masih banyak terdapat sejumlah tempat wisata alam dengan keindahan luar biasa yang keberadaannya masih tersembunyi di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta ini.

Dan salah satu tempat wisata alam yang keberadaannya tersembunyi di Yogyakarta adalah Air Terjun Kedung Kandang yang secara administratif berada di Kabupaten Gunung Kidul. Berikut ulasan lengkapnya.

Inilah Ulasan Tentang Air Terjun Kedung Kandang di Gunung Kidul (Lengkap Dengan Lokasi, Harga Tiket Masuk, Rute, dan Fasilitas)


#1. Lokasi Air Terjun Kedung Kandang

Air terjun ini hanya berjarak kurang lebih sekitar 26 kilometer saja dari pusat Kota Yogyakarta, dan biasanya memakan waktu antara 50 menit hingga 1 jam perjalanan mengunakan kendaraan seperti motor, dan mobil.

Lokasi air terjun ini tidak begitu jauh dari Embung Nglanggeran, atau lebih tepatnya di Dusun Nglanggeran Kulon, Desa Nglanggeran, Kecamatan Patuk, Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta

#2. Harga Tiket Masuk Ke Air Terjun Kedung Kandang

Untuk harga tiket masuk ke lokasi tempat wisata alam ini, yakni sebesar Rp 7.000 perorang, dengan biaya parkir kendaraan sebesar Rp 5.000 untuk kendaraan mobil, dan Rp 2.000 untuk kendaraan sepeda motor.

Harga tiket masuk, dan biaya parkir kendaraan tersebut sangat terjangkau dan murah sekali apabila dibandingkan dengan keindahan panorama alam yang akan kamu dapatkan ketika berkunjung ke air terjun ini.

#3. Rute Menuju Ke Air Terjun Kedung Kandang

Untuk rute menuju ke lokasi air terjun ini, tinggal langsung mengarahkan kendaraan ke Desa Nglanggeran melewati Jalan Raya Yogyakarta - Wonosari menuju ke Kecamatan Pathuk - Desa Bobung - Lokasi.

Sesampainya disana, para pengunjung harus melakukan trekking (berjalan kaki) sejauh kurang lebih 900 meter dengan medan jalan turun naik melewati perbukitan, dan area persawahan milik penduduk setempat.

Disepanjang jalur trekking menuju ke lokasi air terjun juga pasti banyak berjumpa dengan para petani dan penduduk setempat yang sedang menjalankan aktivitasnya. Jangan ragu untuk menyapa, atau bertanya jika ada yang mau ditanyakan.

Namun perlu diingat, jalur trekking menuju ke lokasi air terjun masih didominasi oleh tanah, sehingga sangat diperlukan kehati-hatian setiap menjejakkan kaki, khususnya ketika musim penghujan.

Disamping itu, pastikan juga alas kaki yang digunakan cocok untuk melakukan trekking dengan medan naik turun bukit dengan kondisi tanah kering dan basah yang memiliki batuan yang cukup terjal.

#4. Fasilitas Pendukung di Air Terjun Kedung Kandang

Fasilitas pendukung disekitar lokasi air terjun juga sudah cukup memadai, mulai dari tempat parkir kendaraan, warung, toilet, gazebo hingga spot foto, dan lain sebagainya sudah tersedia di sekitar lokasi air terjun.

Hanya saja, karena lokasi warung dengan lokasi air terjun lumayan jauh, sehingga sangat disarankan membawa air minum, atau kalau perlu membawa makanan ringan sebagai bekal untuk menganjal perut.

#5. Daya Tarik Air Terjun Kedung Kandang

Air Terjun Kedung Kandang

Air terjun ini berbeda dengan air terjun pada umumnya. Pasalnya, air terjun ini berada pada gugusan tebing batuan vulkanik hasil dari letusan gunung api purba nglanggeran di sebuah area persawahan milik penduduk setempat.

Karena berada di sebuah gugusan tebing batuan vulkanik, sehingga aliran air di air terjun ini membentuk beberapa undak-undakan yang mirip seperti terasering yang ada di kawasan Ubud, Bali.

Air terjun ini memiliki 6 tingkatan air terjun, dimana dari 6 tingkatan air terjun tersebut, 3 tingkatan air terjun di antaranya mempunyai kolam kecil atau kedung yang bisa dimamfaatkan sebagai tempat bermain air.

Disamping itu, batuan-batuan vulkanik yang ada di sekitar lokasi air terjun juga bagus dijadikan sebagai tempat untuk bersantai sambil menikmati pemandangan indah air terjun yang dipadu dengan hijaunya persawahan.

Dan waktu terbaik berkunjung ke air terjun ini adalah ketika musim hujan (antara bulan Oktober hingga bulan Maret). Pasalnya, ketika musim kemarau, debit air di air terjun hanya tinggal sedikit. Bahkan terkadang, tidak ada airnya sama sekali.

#6. Tips Berkunjung Ke Air Terjun Kedung Kandang

Sebelum memutuskan pergi berwisata ke air terjun ini, ada beberapa tips supaya acara liburanmu bisa berjalan dengan baik, berikut tips-tipsnya:

  • Berkunjung Ketika Musim Hujan

Seperti yang disebutkan diatas, waktu terbaik berkunjung ke air terjun ini, yaitu ketika musim hujan. Pasalnya, air terjun ini bersifat musiman, sehingga aliran air di air terjun ini hanya bisa dijumpai pada saat musim hujan saja.

Pada saat musim kemarau seperti akhir bulan Mei hingga pertengahan bulan Oktober, debit air di air terjun ini hanya tinggal sedikit, bahkan terkadang tidak ada sama sekali.

  • Berkunjung Ketika Cuaca Sedang Cerah

Memang aliran air di air terjun ini akan menjadi lebih melimpah ketika usai hujan. Namun, melewati jalan setapak yang didominasi oleh tanah dan batu-batuan ketika usai hujan bukanlah keputusan yang baik.

Karena ketika usai hujan, tanah di jalan setapak tersebut akan menjadi becek, dan batuan-batuannya menjadi lebih licin, sehingga cukup berbahaya untuk dilewati.

  • Siapkan Stamina

Salah satu hal yang dipersiapkan oleh sebelum berkunjung ke air terjun ini, yaitu harus menyiapkan stamina. Karena untuk menuju lokasi air terjun dari area parkiran harus berjalan kaki melewati jalan setapak sejauh 900 meter.

Biasanya, berjalan kaki dari area parkiran menuju ke lokasi air terjun memakan waktu sekitar 15 menit - 30 menit, tergantung kecepatan dalam berjalan.

  • Berangkat Pada Pagi Hari

Lebih bagus lagi berkunjung ke air terjun ini di pagi hari. Karena, jalan kaki dari area parkiran menuju ke lokasi air terjun sejauh 900 meter tersebut akan terasa lebih ringan jika matahari belum tinggi.

  • Mengunakan Pakaian Untuk Aktivitas Luar Ruangan

Berhubung harus trekking (berjalan kaki) menyusuri jalan setapak yang cukup jauh untuk menuju ke lokasi air terjun, maka pakaian yang digunakan harus disesuaikan supaya semakin memudahkan dalam bergerak.

Misalnya, alas kaki harus cocok untuk beraktivitas di luar ruangan, dan cocok untuk menyusuri jalan setapak yang terkadang licin, mengunakan pakaian yang mampu menyerap keringat dengan cepat, dan lain sebagainya.

  • Selalu Menjaga Kebersihan Air Terjun Dan Sekitarnya

Kondisi air terjun ini masih sangat alami, sehingga sangat sayang apabila keindahan alaminya tersebut dirusak dengan tumpukan sampah. Bahkan, satu sampah saja ada yang menyangkut di aliran air terjun ini sudah mampu merusak keindahan alaminya.

Disamping itu, dari area parkiran menuju ke lokasi air terjun harus melewati jalan setapak, dimana dikanan dan kirinya adalah area persawahan penduduk setempat. Oleh karena itu, hormatilah mereka dengan selalu menjaga kebersihan di sepanjang jalan setapak tersebut.

Akhir Kata

Nah, itulah ulasan tentang Air Terjun Kedung Kandang di Gunung Kidul, Yogyakarta (lengkap dengan lokasi, harga tiket masuknya, rute yang harus dilewati, fasilitas pendukungnya, dan daya tariknya).

Semoga artikel dari airterjun.id ini bisa bermamfaat bagi wisatawan yang sedang mencari informasi tentang tempat wisata berupa air terjun di Yogyakarta, khususnya di kawasan Nglanggeran, dan sekitarnya. Terima kasih.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel